Aku memiliki trauma masa kecil yang terbawa hingga dewasa. Hingga hari ini, ada satu hal sederhana yang masih sulit kulakukan sendirian, yaitu pergi ke kamar mandi saat tengah malam. Rasa takut itu tidak muncul tanpa sebab, melainkan tumbuh dari rangkaian peristiwa ganjil yang terus berulang, jauh sebelum logikaku mampu mencerna apa yang terjadi.
Dulu, tepat di belakang rumahku terdapat area pekuburan. Suasana mencekam bukanlah sesuatu yang asing lagi bahkan hampir terasa seperti bagian dari keseharian. Pernah ada masa di mana aku merasa benar-benar diteror, dan hal itu sangat melelahkan secara mental maupun pikiran. Gangguan yang terjadi pun beragam, mulai dari suara menyeramkan di luar jendela kamar, sosok hantu yang melintas begitu saja, ketukan pintu yang tak bertuan di malam hari, hingga suara pasir yang disebar di atas atap rumah.
Aku tidak mengerti bagaimana hantu mampu bersuara tiba-tiba dibawah bantalku, menggerakkan benda di sekitar, meniupkan udara ke telingaku bahkan mampu menarik jempol kakiku saat aku hendak tertidur. Semua itu berada di luar nalar. Banyak pertanyaan muncul, namun tak satu pun memiliki jawaban yang pasti.
Berdasarkan pengalamanku, entitas ini hadir dalam dua wujud. Ada yang menampakkan diri dengan postur dan pakaian yang jelas, namun bagian detail wajah, tangan dan kakinya tampak kabur seperti di blur. Ada pula yang sepenuhnya transparan, mereka tak terlihat, namun eksistensinya teraba melalui pergerakan udara atau benda di sekitar.
Mereka sering kali datang tanpa tanda-tanda. Saat rasa takut datang, terkadang mereka justru tidak menampakkan diri. Namun ketika kita merasa aman dan lengah justru mereka dapat tiba-tiba muncul membuat siapa pun pasti kaget, panik dan seolah kehilangan seluruh energi dalam sekejap.