Langsung ke konten utama

Ranitidine HCL | Manfaat, Dosis, Efek Samping dan Informasi Keamanan

Ranitidine HCL (Ranitidine Hydrochloride) adalah obat yang digunakan untuk menurunkan produksi asam lambung. Obat ini termasuk golongan H2 Blocker (Histamine-2 Receptor Blocker).

Obat ini bekerja dengan cara menghambat reseptor histamin H2 pada dinding lambung sehingga produksi asam lambung dapat ditekan. Dengan berkurangnya asam lambung, keluhan seperti nyeri, rasa perih dan sensasi terbakar di lambung dapat berkurang.


Tentang Produk

Nama ProdukRanitidine HCL 150 mg
Jenis ObatTablet
HETRp4.167 per strip (10 tablet)
ProdusenHexpharm Jaya
AsalBekasi, Jawa Barat - Indonesia
No BPOMGKL0308509017A1

Manfaat dan Kegunaan

Secara umum, dokter meresepkan Ranitidine untuk beberapa kondisi berikut:

  • Maag: menurunkan produksi asam lambung berlebih
  • Dispepsia: mengurangi nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas
  • GERD: mengatasi asam lambung yang naik ke kerongkongan
  • Tukak Lambung dan Usus 12 Jari: mengobati dan mencegah luka pada lapisan lambung/usus.

Dosis dan Aturan Pakai

Penggunaan Ranitidine HCl harus sesuai dengan resep dokter. Secara umum, dosis yang sering digunakan adalah:

▸ Dosis: 2 kali sehari

▸ Aturan minum: Dapat diminum sebelum atau sesudah makan (pagi dan malam).


Peringatan Penggunaan

Ranitidine HCl tidak dianjurkan pada kondisi berikut:

✖ Pasien dengan gangguan hati atau ginjal

✖ Ibu hamil dan menyusui

✖ Penggunaan jangka panjang.


Efek Samping

Beberapa efek samping ringan dan bersifat sementara dapat terjadi pada sebagian pengguna, antara lain:

  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah
  • Perut kembung, sembelit atau diare
  • Mengantuk.

Keamanan Ranitidine HCl dan Isu NDMA

Sejak tahun 2019, Ranitidine HCl menjadi perhatian serius dunia medis karena ditemukannya potensi kandungan NDMA (N-Nitrosodimethylamine), yaitu senyawa yang berpotensi bersifat karsinogenik jika dikonsumsi dalam jangka panjang dan melebihi ambang batas aman.

NDMA diketahui dapat terbentuk tidak hanya saat proses produksi, tetapi juga selama penyimpanan obat. BPOM sempat menghentikan sementara peredaran semua jenis Ranitidine dari berbagai produsen. Setelah melewati pengujian, dinyatakan bahwa NDMA yang terkandung dalam produk Ranitidine memang dapat menjadi pemicu timbulnya kanker jika melebihi ambang batas normal 96 na per hari. Jadi produk Ranitidine dengan ambang batas NDMA yang sesuai persyaratan dinyatakan aman dan diperbolehkan beredar kembali.

Postingan populer dari blog ini

Labrador Retriever

Anjing ini berasal dari Pulau Newfoundland, Kanada. Dulunya Labrador dimanfaatkan oleh pemburu bebek liar untuk mengambil hewan buruan yang jatuh ke air. Ciri Fisik - ukuran tubuh besar - tinggi 55-62 cm - berat 25-32 kg - bulu rambut pendek dan lembut Warna - standar : putih, coklat, merah, hitam Sifat dan Kepribadian - bersahabat, aktif, tenang, penurut, energik dan sangat sensitif Kelebihan - sangat cerdas - sangat mudah dilatih - tahan cuaca panas dan dingin - kesehatan baik - stamina sangat baik - perawatannya mudah - cocok untuk owner pemula - sangat ramah terhadap keluarga, anak-anak, orang asing dan anjing lain Kekurangan - sangat sering shedding - sering drooling - sangat mouthy - sering menggonggong - suka berkeliaran - kemampuan prey drive kurang Cara Perawatan - menyikat bulu & gigi seminggu 2 kali - menggunting kuku & membersihkan telinga sebulan sekali - mandi dua bulan sekali Olahraga Labrador dewasa membutuhkan lati...

Golden Retriever | Anjing Paling Friendly Pada Semua Orang

Golden Retriever merupakan salah satu ras anjing paling populer di dunia. Ras ini berasal dari Skotlandia dan awalnya dikembangkan sebagai anjing pemburu yang bertugas mengambil kembali hasil buruan, terutama unggas air. Hingga kini, Golden Retriever dikenal luas sebagai anjing keluarga yang ramah, cerdas dan mudah dilatih. Sejarah Golden Retriever Golden Retriever dikembangkan pada abad ke-19 di Skotlandia dengan tujuan menciptakan anjing pemburu yang andal, patuh, dan memiliki mulut lembut (soft mouth). Selain sebagai anjing pemburu, Golden Retriever juga banyak digunakan sebagai anjing pemandu, anjing terapi, serta anjing pencari dan penyelamat. Ciri Fisik Golden Retriever merupakan anjing ras besar yang dikenal memiliki ciri-ciri fisik berikut ini: Ukuran tubuh besar dan proporsional Tinggi badan 51-61 cm Berat badan 25-34 kg Daun telinga berukuran sedang dengan tipe drop ears (menggantung) Mantel bulu berwarna emas, panjang, tebal dan lembut. Warna Warna bulu ...

Rottweiler | Anjing Pengawas dan Penjaga Rumah Terbaik No.1

Rottweiler (Rottie) adalah anjing ras besar yang termasuk sebagai salah satu ras anjing tertua di dunia. Dikenal luas sebagai anjing penjaga terbaik karena dia punya paket lengkap yang jarang dimiliki ras lain, yaitu naluri penjaga alami, mental yang stabil, kecerdasan tinggi dan fisik kuat. Sejarah Rottweiler Nenek moyang Rottweiler diduga adalah anjing tipe Mastiff yang dibawa oleh tentara Romawi saat mereka melakukan invasi melintasi pegunungan Alpen menuju kota Rottweil di Jerman. Dulunya mereka digunakan sebagai anjing pekerja untuk menjaga rumah, menggiring dan menjaga ternak. Ciri Fisik Rottweiler Rottweiler adalah salah satu anjing ras besar yang memiliki ciri fisik sebagai berikut: Tinggi badan 56–69 cm Berat badan 35–60 kg Struktur tubuh proporsional, kokoh, berotot dan atletis Kepala lebar dengan rahang yang kuat Moncong berukuran sedang Daun telinga berukuran sedang dengan tipe drop ears (jatuh) Mantel bulu pendek, padat dan keras. Warna Bulu Rottweile...