Cane Corso disebut juga sebagai Italian Mastiff. Anjing besar dan kuat ini berasal dari Italia dan termasuk ke dalam kategori anjing pekerja.
Sejarah Corso
Cane Corso merupakan keturunan dari Molossus, anjing perang yang digunakan oleh tentara Romawi kuno. Molossus awalnya berasal dari suku Molossi di Yunani hingga kemudian dibawa oleh legiun Romawi saat penaklukan dan digunakan sebagai anjing penjaga dan anjing perang. Setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi, Corso tetap populer di pedesaan Italia dan digunakan untuk menggembala ternak, menjaga peternakan dan berburu binatang besar.
Ciri Fisik
- Ukuran tubuh besar, kuat, padat dan berotot
- Rahang lebar, besar dan kuat
- Tinggi 60-70 cm dan berat 40-50 kg
- Bulu pendek, tebal dan kasar.
Warna
Mantel bulu pada Cane Corso dapat terdiri dari 1-2 kombinasi warna :
- Black (hitam)
- Gray (kelabu)
- Red (cokelat kemerahan)
- Fawn (krem)
- Black brindle (hitam dengan pola loreng)
- Gray brindle(kelabu dengan pola loreng)
- Chestnut brindle (cokelat/merah dengan pola loreng).
Sifat
- Berani, cerdas, protektif, energik, mandiri dan percaya diri
- Setia, penyayang, tenang, serius, fokus dan sensitif.
Kelebihan
- Cerdas dan mudah dilatih
- Kemampuan berburu (prey drive) sangat baik
- Tahan terhadap cuaca panas atau dingin
- Perawatannya sangat mudah karena memiliki 1 lapisan bulu (single coat)
- Jarang shedding dan drooling
- Tidak berisik dan jarang menggonggong kecuali saat ada orang asing atau bahaya
- Jarang mouthy (menggigit dan mengunyah benda) kecuali saat masih anak-anak
- Sangat territorial dan tidak suka berkeliaran jauh
- Kesehatan dan stamina sangat baik
- Ramah terhadap keluarga.
Kekurangan
- Perlu pengawasan khusus saat bersama anak-anak
- Kurang ramah untuk orang asing dan anjing lain.
Perawatan
- Menyikat bulu dan gigi 1-2 kali seminggu
- Menggunting kuku dan membersihkan telinga secara berkala
- Mandi sesekali saat bau dan kotor, ideanya 1-2 bulan sekali.
Olahraga
Corso dewasa membutuhkan latihan fisik sekitar 1 jam setiap harinya agar ia tidak bosan di rumah. Olahraga yang cocok untuk Corso adalah jogging, tarik tambang, tarik beban dan bermain lempar bola.
Resiko Penyakit
Berikut penyakit yang paling umum terjadi pada Cane Corso :
- Hip Dysplasia: menyebabkan rasa nyeri dan pincang saat berjalan
- Elbow Dysplasia: tulang di sendi siku tidak tumbuh atau tidak menyatu dengan benar
- Penyakit Jantung: bisa berupa jantung membesar atau gagal jantung
- Masalah Mata: seperti katarak, entropion atau pembengkakan kelenjar air mata
- Infeksi Kulit: yang diakibatkan karena tungau Demodex.
Tentang Corso
- Tipe anjing pendamping keluarga dan penjaga rumah yang baik
- Mengalami kecemasan saat ditinggal sendirian di rumah terlalu lama
- Corso sebaiknya tinggal di rumah dengan pekarangan luas dan berpagar serta lingkungan yang tenang
- Corso tidak cocok untuk owner pemula yang tidak punya waktu, jarang berolahraga dan tidak siap berkomitmen jangka panjang
- Corso cocok dimiliki oleh mereka yang sudah berpengalaman, tegas, disiplin, percaya diri dan kuat secara fisik agar nantinya dapat mengendalikan Corso bila seandainya terjadi agresi dengan anjing lain
- Bite force 700 PSI, anjing dengan gigitan terkuat nomor 2 setelah Kangal
- Masa hidup sekitar 10-12 tahun.